Langsung ke konten utama

JESUS IS OUR BEST FRIEND



 "I often hear the phrase: "best friend". For example, someone said: I just called my best friend. " Or some say: I'm sad because my best friend just died, etc."

Today’s Gospel speaks of friendship, a theme relevant to our celebration of the special mission month proclaimed by Pope Francis. The Gospels are filled with numerous examples of Jesus approaching others in friendship. Saint Luke shows Jesus compassionately reaching out to lepers, paralytics, sinners, tax collectors, the centurion, widows, demoniacs, epileptics; Luke’s list is extensive. Jesus himself is the Good Samaritan (Lk 10:29-37) and the compassionate father (Lk 15:11-32). At the Last Supper Jesus says: “One can have no greater love that to lay down his life for his friends. You are my friends if you do what I command you” (Jn 15:13-14).

The eminent Catholic scripture scholar Rudolph Schneckenburger has written a moving book with the title The Friend We Have in Jesus. His insights are truly profound: “Friendship is really a comprehensive expression for our relationship with him [Jesus]…. Our friend Jesus calls to us: ‘Come to me, all you that are weary and are carrying heavy burdens, and I will give you rest’…. That is the voice of the friend who understands us and reveals his heart to us….
Each person must conclude for himself or herself that Jesus is the friend of every human being.”

In his beautiful Evangelii Gaudium (The Joy of the Gospel), Francis notes: “The Joy of the Gospel fills the hearts and lives of all who encounter Jesus” (1). “I invite all Christians, everywhere, at this very moment, to a renewed encounter with Jesus Christ. I ask all of you to do this unfailingly each day” (3). Francis continues: “this encounter—or renewed encounter—with God’s love … blossoms into an enriching friendship…. Here we find the source and inspiration of all our efforts at evangelization” (8). For Pope Francis and each of us Mission is at once a passion for Jesus and a passion for his people. ”

FOR MEDITATION:
o   Friends according to the heart of God rejoice for each other
There is a Swedish proverb that says that "friendship doubles our joy and divides our pain". There is no place for jealousy, comparison or envy, in friendship according to the heart of God.
o   Friends according to the heart of God forgive each other
Inevitably, friendship is enameled at one time or another by tensions or wounds, but when friendship is sincere and true, the Spirit of the Lord will do his work so that everyone can forgive and rebuild. AMEN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GILAAAAAAAAAAAA....ANJING di PERANCIS...SPECIAL BANGUETTTTTTTTTT

Mungkin hanya kita di Asia (China dan Indonesia) saja yang memakan daging anjing. Ketika berkenalan dengan teman-teman dari berbagai negara di belahan benua lain di Perancis, mereka mengatakan bahwa sama sekali tidak makan daging anjing. Bagi mereka anjing adalah binatang peliharan yang sangat disayangi. Apalagi di negara Perancis yang sangat mencintai anjing layaknya anggota keluarga mereka sendiri. Sambil menulis cerita ini, imajinasi saya terbang jauh ke daerah Tomohon-Manado yang   terkenal dengan pasar extreme -nya. Di situ bisa dijumpai anjing-anjing yang siap dibantai untuk para pembeli. Saya bayangkan pasti turist-turist dari Perancis ketika melihat tempat itu mereka akan merasa ngeri. Hehehe.. Mengapa? karena di Perancis anjing diperlakukan seperti manusia. Ini faktanya:  Demo dalam menyuarakan larangan untuk makan daging anjing... ( ne mangeons pas de viande) Ada sekitar 17 anjing untuk setiap 100 orang di Perancis . Ini adalah salah satu rasio tertingg...

SEORANG DUDA BISA MENJADI IMAM?

P. de Vaugelas adalah seorang pastor projo keuskupan agung Bourges-Perancis Tengah.   Dia sebelumnya adalah seorang bapa keluarga yang memiliki pekerjaan top di salah satu bank Amerika di Paris. Selama masa kerja dia sudah berkeliling dunia, termasuk Indonesia. Waktu luang pun dia pernah habiskan untuk masuk dalam sekolah special di Chateroux untuk menjadi pilot. Dia jalankan itu dengan baik, dan mampu menjadi pilot dalam masa belajar hanya dalam satu tahun saja. “Saya kalau mengemudi mobil, tangan selalu siap sedia di bagiaan rem tangan, dll. Itu semua karena saya terbiasa menjadi pilot,” katanya kepadaku saat kami kembali dari l’abbey Fontgombault pada awal bulan April 2017. Yang menarik buat saya adalah sejak istrinya meninggal dia banyak berefleksi untuk menjadi imam. Dalam usianya yang tidak lagi muda (69 tahun), dia tetap rendah hati untuk meminta bimbingan rohani, termasuk meminta bimbingan rohani kepada salah satu konfrater MSC di Issoudun, Alfred Bours, MSC. Dia...

MEWARTAKAN HATI KUDUS YESUS LEWAT MEDIA PENDIDIKAN!! (INSPIRASI MISIONER DARI PARA MSC BELANDA DI PAPUA SELATAN)

Pada awal bulan Hati Kudus ini , saya ingin membagikan spirit misionaris MSC Belanda ketika mereka datang pertama kali ke Papua Selatan atau yang pada masa lalu disebut Nugini Belanda Selatan. Hal yang menarik adalah bahwa rentang waktu antara 1902-1942, para MSC Belanda yang datang bermisi ke daerah itu, mewartakan Hati Kudus Yesus lewat media Pendidikan dan juga pendirian desa-desa percontohan. Pada tahun 1920, Pastor Jos van de Kolk MSC menerbitkan artikel "Enam Anak yang Berbahagia dari Papua Nugini Selatan" dalam jurnal misionaris Journal van O.L. Vrouw van het Heilig Hart. Van de Kolk memberikan deskripsi biografi singkat tentang keenam anak Papua yang "bahagia" yang bersekolah di sekolah asrama misionaris Katolik di Langgur, Kepulauan Kei. Di akhir artikel, ia menghimbau kepada para pembaca: “Seandainya saja semua anak dan pemuda di Nugini Selatan dapat dibesarkan dan dididik seperti keenam anak ini! Hal itu akan memungkinkan untuk melestarikan orang-orang mi...